Motivasi dan Kebiasaan Yang Menghantarkan Anda Ke Gerbang Kesuksesan

Spread the love

Apa yang membuat Anda termotivasi untuk menjadi kaya dan sukses? Apakah karena ingin menaikkan status sosial atau ingin memperbaiki kualitas diri baik secara emosional, finansial maupun spiritual? Lhoh, dari mana sisi itu bisa ada dalam motivasi menjadi kaya? Kita akan bahas satu persatu terlebih dahulu. Dimulai dari kualitas sosial emosional yang sudah seharusnya kita tanamkan sejak usia dini. Ketika kita berada dalam hidup yang serba berkecukupan tentu emosi diri kita akan lebih stabil, dengan kata lain tak ada tekanan hidup yang berarti yang bisa menghimpit kekuatan finansial diri Anda. Sebaliknya, dengan kualitas financial yang buruk, seseorang pasti akan cepat marah karena berada pada tingkat tekanan emosi yang buruk. Sedangakan hidup dengan kondisi kaya akan meningkatkan kualitas sisi sosial karena dengan uang yang lebih, setidaknya kita bisa berbagi dengan sesama. Tak hanya itu, sosial dan emosional ketika memilki uang cukup dan lebih bisa memicu dan memotivasi seseorang untuk menjadi lebih baik. Kedua, sisi finansial. Tentu hal ini sudah menjadi hal yang lumrah digalakkan ketika kita ingin menjadi kaya. Tak lain hal itu dilakukan untuk membangun pondasi finansial yang dapat mengajak Anda menuju kesejahteraan dan kebahagiaan. Terutama pada keluarga, pondasi finansial yang baik yang dibarengei dengan sosial-emosional yang baik dapat menciptakan kebahagiaan yang seimbang tanpa harus mengurangi atau menghapus nilai lain. Yang ketiga ialah spiritual.

Motivasi spiritual memang terdengan klise namun, jika kita mencari kekayan karena semata-mata untuk Tuhan, nampaknya hal itu akan lebih membuat Anda jauh lebih baik karena dengan kita melayangkan niat baik untuk Tuhan, maka hal itu akan kembali dengan semesta yang mungkin akan lebih baik ketika kita kecukupan dan sukses karena dengan itu emosional kita juga akan jauh lebih baik. Yang ketiga ialah sisi intelektual. Darimana motivasi intelektual ada di dalam orang-orang yang ingin menjadi kaya dan sukses? Dengan uang yang cukup, tentunya untuk mendapatkan pendidikan yang lebih bagus akan semakin lebar walau pada dasarnya intelektual tidak bisa dibeli namun pendidikan sekarang tak semurah yang kita bayangkan. Tak banyak sekolah yang memiliki biaya murah. Tak banyak pula sekolah yang mengijinkan orang yang sangat pintar namun secara ekonomi tak mampu. Walau memang ada namun sepertinya hanya segelintir saja. Motivasi itulah yang bisa membangun kita menjadi kaya. Lalu langkah selanjutnya apa? untuk menjadi kaya, tak perlu banyak rumus dalam mensetting pikiran dan mindset kita. Selain motivasi yang sudah kita sebutkan, ada beberapa hal lain yang harus kita tanamkan sebelum menanjak ke jenjang atau langkah yang lebih tinggi dalam menjalankan misi kaya kita.

Hal pertama yang harus kita perhatikan tentangĀ cara cepat kaya menurut islam ialah, mengurangi pengeluaran. Paksa diri Anda untuk menghentikan pengeluaran yang tidak penting. Hal ini sangat sederhana dan semua orang bisa melakukkanya dengan sayarat, kita harus selalu menanamkan asas skala prioritas dan skala kebutuhan yang memang sangat mendesak. Tak perlu berpikir panjang untuk menolak membeli sesuatu karena beberapa hal. Mengurangi pengeluaran tentu akan semakin membuat seseorang kuat dalam finansialnya. Tak banyak yang yakin bahwa semua itu kita dapatkan karena menghemat pengeluaran. Jika finansial kita bagus dan seimbang, tentu akan lebih tenang dan lega. Siapa yang tak mau menjadi kaya karena finansial kuat? Hal yang kedua yang harus kita lakukan ialah menambah pendapatan. Hal ini sudah bukan barang yang asing lagi, karena tentunya dengan menambah pendapatan kita menjadi lebih kuat dalam tabungan. Selain mengurangi pengeluaran, pendapatan juga harus digenjot agar menjadi lebih kuat dalam sisi finansial. Caranya dengan tidak puas dengan gaji yang biasa Anda miliki. Cari pekerjaan tambahan dan mulailah kerja sampingan sambil memikirkan membuka usaha yang potensial untuk dicoba. Hanya saja kita tak perlu berharap banyak jika mencoba bisnis dengan usaha atau dagang. Karena itu memang memerlukan proses yang panjang. Hal yang terakhir yang harus kita lakukan ialah berinvestasi sambil belajar. Hal ini sangat wajib karena dengan investasi tentu pendapatan kita akan bertambah. Walau selalu ada potensi untuk berkurang namun nampaknya hal itu akan jarang terjadi jika kita terus menerus belajar berinvestasi dengan baik. Kita harus lebih sering belajar dari kegagalan yang pernah ada.